Sabtu, 06 Juni 2009

PESAN BUAT PARA PEMINPIN NEGERI TERCINTA INI

Buat pemimpin negeri tercinta ini sesungguhnya aku peringatkan kalian lewat tulisan yang aku tulis ini. Sesungguhnya telah aku lihat betapa pilunya saat aku melihat saudara-saudaraku yang ada di negeri ini mengalami banyak kesulitan dan kalian diam saja. Aku masih melihat masih banyak anak negeri ini yang kelaparan karena busung lapar. Sungguh sangat ironis sekali jikalau dinegeri yang kaya raya ini masih banyak anak bangsa yang kelaparan, sebuah pertanyaan besar muncul dalam benakku sebagai rakyat jelata, apakah para pemimpinku masih bisa tidur terlelap padahal rakyatnya banyak yang masih belum makan.aku lihat para pemimpinku menaiki mobil mewah, rumah mewah, dengan segala fasilitas yang ada dan makanan yang enak-enak.tapi apakah mereka ingat dengan rakyatnya yang kesulitan untuk mencari nafkah?,mereka sibuk berebut kekuasaan dan kursi padahal rakyat mereka kesulitan,coba kita lihat saudara kita yang tertimpa gedung di Malaysia, kasus manohara dan lain sebagainya, yang ada para pemimpin hanya biasa saja.dimana keadilan ini.apakah hati para pemimin terkunci mati hingga tidak punya perasaan untuk mendengarkan panggilan rakyatnya yang meronta-ronta karena kesusahan.
“ hartaku sekali kali tidak memberi mafaat kepadaku,telah hilang kekuasan dariku.”(QS.AL-HAQQAH:28-29). Ayat itu adalah menceritakan tentang seorang raja ketika dia mengalami sakarotul maut dia baru sadar bahwa segala sesuatu yang dia miliki tidak bermanfaat baginya.sungguh hanya amal kebaikannya yang mampu menolong mereka dari adzab ALLOH. Buat para pemimpinku sesunggunya kekuasaan yang kau pegang ada pertanggung jawabannya dihadapan ALLOH nanti. Jika kamu tidak berhati-hati maka adzab ALLOh itu sangat pedih.cobalah kau tengok wahai pemimpinku lihat lah banyak sekali anak-anak yatim yang terlantar, jika engaku melihat mereka terlantar sedangkan engkau diam saja,sesungguhnya engkau telah ditegur oleh AL-quran bahwa seorang penguasa yang menyakiti anak yatim sesungguhnya mereaka adalah orang-orang yang mendustakan agama.wahai pemimpin negeriku ini belajar lah dari kisah-kisah para umaroh terdahulu para hulafaur rosyidi. Mereka begitu memperhatikan rakyatnya. Masih ingatkah dengan kisah umar bin khotob yang melihat salah satu rakyatnya yang kelaparan dia langsung mengambil sekarung gandung dan dia pikul sendiri dia bawa kerumah rakyatnya yang sedang kelaparan itu. Wahai pemimpinku tahukah kau betapa munajabnya doa para fakir miskin dan anak yatim itu, jangan sampai kau buat mereka kesal karena jika kau buat mereka kesal dan mereka berdoa kepada ALLOH dan mendaokan mu dengan doa yang teraniaya maka cekalah kamu karena ALLOh akan murka terhadapmu.sungguh saat itu kamu akan menyesal. Betapa hinanya jika seorang pemimpin di benci ALLOH, maka pemimpin itu akan dimintai pertanggung jawabannya baik didunia dan akhirat.cobalah kau lihat wahai para pemimpinku rakyatmu disidoarjo mengalami ketertindasan dankau diam aja, mereka amat terlantar, dan aku lihat kau lagi sibuk dengan kampenyemu. Rakyatmu di sidoarjo sudah lelah. Masih kau mampu menelan makananmu sedangkan rakyatmu menjerit ?.Ciri seorang pemimpin yang baik adalah dia amat dekat dengan orang-orang miskin dan anak yatim.mensegerakan panggilan rakyatnya yang paling miskin.wahai pemimpinku aku ajukan pertanyaan kepadamu apakah kamu sudah dekat dengan orang-orang miskin?.semoga para pemimpinku segera sadar dari tidur panjangnya.semoga dengan memperingatkanmu lewat tulisanku ini engaku tidak tersinggung. Aku peringatkanmu karena aku saying kepadamu para pemimpinmu, jangan sampai ALLOH yang memperingatkanmu.aku hanyalah salah satu rakyatmu yang peduli padamu wahai para pemimpin.
“ Dan dia membuat suatu perumpamaan bagi kami, dan dia lupa kepada kejadiannya:’Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?’ Katakanlah: Ia akan dihidupkan kembali oleh tuhanNya yang menciptakan pertama kali yang pertamadan dia Maha mengetahui tentang segla makhluk.”(QS>Yaasiin : 78:79)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar