Sesungguhnya taubat adalah merupakan hal yang begitu penting bagi setiap hamba yang tlah banyak berbuat maksiat dan dosa kepada ALLOH.sesungguhnya pintu taubat selalu senantiasa terbuka lebar bagi kita untuk kembali ke jalan ALLOh, apaun dan seberapaun besar dosa kita sungguh taubat yang dibuka oleh ALLOH sangatlah besar.ketahuilah saudaraku sesungguhnya suara yang paling merdu menurut ALLOH adlah suarah orang yang bertaubat. Yang membebaskan dirinya dari penghambaan dirinya kepada setandan mengahadapkan diri dengan segenap anggota tubuhnya untuk mengahmbakan dirinya hanya kepada ALLOH semata. Tiada sekutu bagi nya dalam kerajaanNya yang Maha suci lagi Maha tinggi
Cara-cara yang membantu kita untuk bertaubat kepada ALLOH adalah :
1. Merasa terasing dan pendek angan-angan.
2. Mengingat selalu kematian dan sakarotulmaut kita bahkan menjemput kita
3. Memprediksikan turunnya hukuman ALLOH
4. Mengingat nikmat-nkmat ALLOH dan tanda-tanda kekuasaanNYa
5. Mendengarakan kisa-kisah orang-orang yang bertaubat
6. Mengenal keluasan rahmat ALLOH
Sesungguhnya kita tidak pernah tahu kapan sih waktu kita akan kembali pada ALLOH tuhan semua makhluk. Untuk itu kita harus berhati-hati dalam menjalani hidup ini, dan segera melakukan taubat sedini. Jangan samapi kehidupan dunia yang semu ini menenggelamkan kita hingga kita lupa kepada ALLOH. Janagn sampai kita menjadi orang yang ubuddunnya, otrang yang gila harta dan takut mati.sesungu segala sesuatu yang kita punya ini tidak akan pernah bermanfaat di saat ajal menjemput kita. Untuk itu mari kita manfaat harta kita, ilmu kita dan segalal sesuatu yang kita punyai ini kita belanjakan di jalan ALLOH.
“ hartaku sekali kali tidak member mafaat kepadaku,telah hilang kekuasan dariku.”(QS.AL-HAQQAH:28-29).Untuk itu mari kita segera mendekatkan diri kepada ALLOH, bertaubat kepadaNya dengan sesungguhnya.jangan sampai karena kita sibuk dengan kehidupan duniawi kita kita lupa kepada ALLOh hingga hati kita terkunci mati hingga tidak ada kesempatan untuk bertaubat kepada ALLOH.semoga itu tidak terjadi pada kita saudaraku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar